Dunia Arsitektur Kehilangan Kongjian Yu Pencipta Konsep Kota yang Bisa Menyerap Air

Kabar duka datang dari dunia arsitektur lanskap: Kongjian Yu, arsitek lanskap asal Tiongkok dan pendiri biro desain Turenscape (@turenscape), dikabarkan wafat dalam kecelakaan pesawat di kawasan lahan basah Pantanal, Brasil, ketika sedang melakukan pengambilan gambar untuk film dokumenter tentang alam. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi komunitas arsitektur global, mengingat kontribusinya yang sangat besar terhadap desain kota berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Kongjian Yu dikenal luas sebagai pencetus konsep “Sponge City” atau kota spons, sebuah pendekatan revolusioner dalam perencanaan urban. Konsep ini bertujuan agar kota mampu menyerap, menyimpan, dan memanfaatkan air hujan secara alami, layaknya spons, untuk mencegah banjir sekaligus menjaga cadangan air tanah. Dengan prinsip ini, infrastruktur kota tidak lagi menolak air, melainkan hidup berdampingan dengan siklus alam membuat air sebagai bagian dari solusi, bukan ancaman.

Dalam setiap karyanya, Kongjian Yu selalu menekankan pentingnya rekonsiliasi antara manusia dan alam. Ia percaya bahwa kota modern tidak harus menyingkirkan elemen alamiah, melainkan memanfaatkannya sebagai aset ekologis. Melalui pendekatannya, banjir diubah menjadi sumber daya produktif, dan ruang publik dirancang menjadi ekosistem alami yang dapat menyerap air, menumbuhkan vegetasi, serta memberi manfaat sosial dan ekologis secara bersamaan.

Sebagai pendiri Turenscape, biro desain lanskap terbesar di Tiongkok, Kongjian Yu telah menghasilkan lebih dari 600 proyek di seluruh dunia. Karya terkenalnya termasuk Tianjin Qiaoyuan Park di Tiongkok taman ekologis yang berhasil merevitalisasi lahan bekas industri menjadi ruang hijau produktif dan Benjakitti Forest Park di Bangkok, taman kota seluas 45 hektare yang menjadi contoh sukses penerapan prinsip kota spons di Asia Tenggara. Kedua proyek tersebut kini menjadi rujukan global dalam arsitektur lanskap berkelanjutan.

Selain sebagai praktisi, Kongjian Yu juga merupakan akademisi berpengaruh. Ia menjabat sebagai Dekan Fakultas Arsitektur Lanskap Universitas Peking dan berperan aktif dalam menyusun kebijakan nasional Tiongkok terkait mitigasi banjir dan restorasi ekologi perkotaan. Pemikirannya tentang “Designing with Nature” telah menjadi inspirasi bagi ratusan kota di dunia, dari Asia hingga Amerika Latin, dalam membangun sistem perkotaan yang lebih tangguh terhadap perubahan iklim.

Related Post

Tinggalkan Balasan

Content is protected!