Desain Paviliun Bambu karya Apoorva Shroff di Delhi Terinspirasi dari Bentuk Daun

Terletak di Universitas Delhi, India, paviliun inovatif bertajuk “Hungry Caterpillar” ini merupakan karya arsitek Apoorva Shroff dari Lyth Design (@lythdesign). Terinspirasi dari bentuk daun dan kepompong ulat, struktur ini dirancang untuk menghadirkan suasana alami, lembut, dan menenangkan bagi mahasiswa yang beraktivitas di dalamnya. Paviliun ini tidak hanya menjadi ruang berkumpul dan belajar, tetapi juga simbol baru arsitektur berkelanjutan yang menggabungkan bahan alami dan teknologi konstruksi mutakhir.

Desain utamanya menonjol melalui kanopi bambu berbentuk lengkung dua arah, yang menciptakan kesan menyerupai lipatan daun besar. Struktur ini dibangun oleh Jans Bamboo dengan desain teknik dari Atelier One, menghasilkan sistem rangka yang fleksibel namun kokoh. Lengkungan organik pada kanopi tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga berfungsi untuk mengatur sirkulasi udara alami serta memfilter cahaya matahari agar ruang di bawahnya tetap sejuk dan nyaman sepanjang hari.

Keunikan proyek ini semakin menonjol dengan penggunaan teknologi 3D printing beton untuk membangun unit dapur modular, hasil kolaborasi dengan Micob Pvt. Ltd. Teknologi ini memungkinkan pencetakan struktur presisi tinggi yang efisien energi, hemat material, dan minim limbah konstruksi. Melalui pendekatan tersebut, proyek ini menunjukkan bagaimana arsitektur berteknologi tinggi dapat tetap berpihak pada lingkungan dan efisiensi sumber daya.

Selain itu, seluruh furnitur paviliun dirancang oleh Placyle menggunakan limbah plastik daur ulang, menegaskan komitmen kuat terhadap prinsip circular design dan reduksi sampah plastik. Material ini diolah kembali menjadi kursi dan meja dengan tampilan kontemporer yang tetap menyatu dengan elemen bambu alami di sekitarnya. Hasilnya adalah harmoni antara bahan tradisional dan inovasi modern yang menghadirkan ruang fungsional sekaligus inspiratif.

Secara visual, paviliun ini memberikan pengalaman ruang yang imersif, menyerupai kepompong yang melindungi penghuninya dari hiruk pikuk luar. Bentuk organik dan pencahayaan alami menciptakan suasana yang kondusif untuk refleksi, diskusi, dan pembelajaran kolaboratif. Dengan pendekatan biomimikri ini, Shroff berhasil menyalurkan gagasan bahwa arsitektur bisa menjadi bagian dari siklus alam, bukan sekadar berdiri di atasnya.

Melalui Hungry Caterpillar Pavilion, Apoorva Shroff dan tim menunjukkan bagaimana arsitektur kontemporer India bergerak menuju masa depan yang lebih hijau, efisien, dan manusiawi. Proyek ini bukan hanya struktur fisik, tetapi juga pernyataan desain tentang bagaimana alam, teknologi, dan keberlanjutan dapat bersinergi untuk menciptakan ruang yang mendidik sekaligus menginspirasi generasi berikutnya.

Related Post

Tinggalkan Balasan

Content is protected!