Cuizhu School, Sekolah Terbuka yang Terinspirasi Lanskap Sawah di Tiongkok

Cuizhu School di Shenzhen, Tiongkok, rancangan Studio Link-Arc, hadir sebagai interpretasi arsitektur pendidikan yang berpadu harmonis dengan lanskap urban. Bangunan ini mengambil inspirasi dari bentuk terasering sawah yang umum ditemukan di kawasan agraris Asia Timur. Kompleks sekolah ini memiliki luas area ±38.000 m² dengan kapasitas untuk ±1.800 siswa. Melalui pendekatan ini, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang publik yang berhubungan langsung dengan alam di tengah kota Shenzhen yang padat.

Konsep terasering diterjemahkan ke dalam serangkaian taman atap bertingkat yang membentuk jalur hijau berkelanjutan dari lantai dasar hingga bagian paling atas bangunan. Setiap area rooftop garden memiliki ketebalan tanah antara 300–600 mm yang cukup untuk mendukung vegetasi semak, rumput, hingga pohon kecil. Sistem ini mampu menurunkan suhu permukaan bangunan hingga 2–4°C pada musim panas Shenzhen yang dapat mencapai puncak 34–36°C. Efek pendinginan pasif ini membuat ruang dalam lebih nyaman tanpa bergantung berlebihan pada pendingin udara.

Selain taman bertingkat, struktur sekolah dirancang dengan jalur sirkulasi teduh sepanjang hampir 600 meter yang menghubungkan ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, dan area komunal. Koridor terbuka ini memiliki lebar rata-rata 3–4 meter, memberikan ventilasi silang alami yang mengurangi penggunaan energi untuk sirkulasi udara. Pengukuran simulasi arsitektural menunjukkan bahwa ventilasi alami mampu menyediakan 40–55% kebutuhan aliran udara pada siang hari, sehingga ruangan tetap segar tanpa sistem mekanis yang intensif.

Pencahayaan alami menjadi elemen penting dari desain bangunan. Halaman terbuka (courtyards) berdiameter 15–25 meter ditempatkan di beberapa titik untuk memastikan cahaya matahari masuk merata ke ruang kelas. Dengan daylight factor (DF) yang mencapai 2–3% di sebagian besar ruang, bangunan ini mampu mengurangi konsumsi listrik untuk penerangan hingga hampir 30% selama jam operasional sekolah. Pencahayaan alami yang optimal juga membantu meningkatkan konsentrasi dan kenyamanan belajar siswa.

Ruang belajar di Cuizhu School dirancang dengan prinsip fleksibilitas dan kenyamanan. Setiap ruang kelas memiliki luas rata-rata 65–70 m² dengan kapasitas 30–36 siswa, mengikuti standar ergonomi pendidikan Tiongkok. Material interior menggunakan panel kayu rekayasa dan cat rendah VOC (volatile organic compounds) dengan emisi kurang dari 0,5 mg/m³, menjaga kualitas udara tetap sehat. Dengan integrasi area hijau di setiap lantai, lingkungan belajar menjadi lebih tenang, mengurangi stres siswa, dan meningkatkan aktivitas belajar aktif.

Related Post

Tinggalkan Balasan

Content is protected!