Keindahan Arsitektur Stadion Como yang Berpadu Dengan Lanskap Danau dan Pegunungan di Italia

Stadio Giuseppe Sinigaglia di Kota Como, Italia, merupakan salah satu stadion paling ikonik di Eropa karena posisinya yang berada tepat di tepi Danau Como. Stadion ini memiliki latar bukit yang membentang di sepanjang danau, menciptakan panorama alami yang tidak dimiliki stadion lain. Dibangun pada tahun 1927 dan dirancang oleh arsitek Italia, Giovanni Greppi, stadion ini menjadi fasilitas olahraga bersejarah yang telah menemani perjalanan klub sepak bola Como 1907 selama hampir satu abad.

Saat ini, Stadio Giuseppe Sinigaglia tengah memasuki tahap pembaruan besar yang dipercayakan kepada Populous (@wearepopulous), firma arsitektur internasional yang dikenal melalui proyek stadion seperti Emirates Stadium di London, Tottenham Hotspur Stadium, dan Lusail Stadium di Qatar. Transformasi ini dirancang untuk membawa stadion bersejarah tersebut ke standar global, sekaligus tetap menjaga identitas arsitektur awalnya. Proses renovasi mencakup peningkatan struktur utama, optimalisasi fasilitas penonton, serta modernisasi elemen visual dan fungsional.

Stadion ini memiliki kapasitas sekitar 13.600 penonton, menjadikannya stadion berukuran menengah namun sangat strategis karena kedekatannya dengan pusat kota dan zona wisata Danau Como. Hubungan langsung antara struktur stadion dan lanskap alam sekitarnya menciptakan suasana pertandingan yang unik. Para penonton dapat merasakan aliran angin danau serta melihat siluet pegunungan yang melingkari panorama Como sebuah pengalaman spatial yang jarang ditemui pada stadion konvensional.

Dari tampak udara, karakter visual stadion semakin kuat dengan hadirnya deretan kapal yang bersandar di marina dekat tepi danau. Interaksi antara infrastruktur olahraga dan aktivitas perairan ini menjadikan Sinigaglia bukan hanya tempat pertandingan, tetapi juga bagian dari ekosistem wisata kota. Integrasi ini mencerminkan cara Como memadukan fungsi urban, rekreasi, dan estetika alam sebagai daya tarik kawasan.

Pembaruan oleh Populous menekankan pada peningkatan kualitas ruang publik sekaligus mempertahankan warisan arsitektur era awal abad ke-20. Pendekatan mereka bertujuan menciptakan keseimbangan antara konservasi dan inovasi. Dengan struktur asli berusia hampir 100 tahun, tantangan desain terletak pada penguatan elemen historis tanpa mengorbankan standar kenyamanan dan keselamatan modern yang terus berkembang.

Related Post

Tinggalkan Balasan

Content is protected!