Jinghe New City Culture and Art Centre di Tiongkok kini memasuki tahap konstruksi yang menunjukkan perkembangan signifikan di lapangan. Proyek ini merupakan karya Zaha Hadid Architects (ZHA), firma yang dikenal dengan gaya arsitektur futuristik dan organik. Berlokasi di distrik Jinghe New City, Shaanxi, pusat seni ini direncanakan menjadi landmark budaya baru dalam kawasan pengembangan kota Jinghe.
Desain bangunan ini terinspirasi langsung dari lembah-lembah Sungai Jinghe, salah satu elemen geografis penting di provinsi Shaanxi. ZHA menerjemahkan bentuk aliran air dan lembah sungai tersebut ke dalam arsitektur dengan kurva mengalir, permainan bayangan, serta struktur berlapis yang menyerupai erosi alami. Hasilnya adalah massa bangunan yang tampak seperti membelah lanskap sambil mengikuti ritme topografi.
Proyek ini dirancang untuk menjadi pusat budaya multifungsi yang mencakup galeri seni, ruang pertunjukan, perpustakaan, auditorium, dan area publik. Total luas bangunannya diperkirakan mencapai lebih dari 100.000 m², menjadikannya salah satu kompleks budaya terbesar dalam rencana pengembangan Jinghe New City. Setiap ruang ditempatkan untuk mendukung interaksi masyarakat serta memfasilitasi acara seni tingkat lokal hingga internasional.
Salah satu fungsi terpenting pusat budaya ini adalah menciptakan konektivitas baru di kota. Bangunan direncanakan akan menghubungkan dua kawasan perkotaan yang terpisah oleh delapan jalur lalu lintas, sebuah penghalang urban yang selama ini membatasi mobilitas masyarakat. Dengan desain yang mengintegrasikan jembatan dan jalur pedestrian, pusat seni ini akan menjadi koridor publik yang mengalir di atas jaringan jalan besar tersebut.
Perkembangan konstruksi di lapangan mulai memperlihatkan struktur organiknya dengan jelas. Kurva dinamis yang sebelumnya hanya hadir dalam render digital kini sudah terbentuk melalui elemen beton berprofil kompleks dan rangka baja lengkung. Tingkat presisi tinggi pada kurva ini memanfaatkan teknologi BIM (Building Information Modeling) dan fabrikasi digital untuk memastikan akurasi bentuk.
Ketika rampung, Jinghe New City Culture and Art Centre akan menjadi contoh nyata perpaduan antara arsitektur kontemporer dan karakter alam setempat. Selain berfungsi sebagai pusat seni, bangunan ini akan memperkuat struktur urban kota dengan menciptakan akses baru, ruang publik, serta identitas arsitektur yang kuat. Dengan gaya khas Zaha Hadid yang mengutamakan fluiditas dan integrasi lanskap, proyek ini diharapkan menjadi salah satu ikon budaya paling menonjol di wilayah Shaanxi.