Stadion baru Birmingham City FC di Inggris dirancang oleh Heatherwick Studio bekerja sama dengan MANICA Architecture sebagai bagian dari visi besar pembaruan kawasan kota. Stadion ini direncanakan memiliki kapasitas sekitar 62.000 kursi, menjadikannya salah satu stadion sepak bola terbesar di Inggris. Proyek ini tidak hanya berfungsi sebagai arena olahraga, tetapi juga sebagai simbol identitas baru Birmingham dalam skala urban dan arsitektural.
Ciri paling menonjol dari desain stadion ini adalah kehadiran dua belas cerobong raksasa yang mengelilingi bangunan. Elemen tersebut terinspirasi langsung dari sejarah Birmingham sebagai pusat produksi batu bata dan industri manufaktur sejak abad ke-19. Alih-alih menggunakan bahasa arsitektur generik stadion modern, desain ini sengaja mengangkat memori industri lokal sebagai fondasi konsep visualnya.
Cerobong-cerobong tersebut dibangun dengan memanfaatkan bata daur ulang sebanyak mungkin, memperkuat komitmen proyek terhadap keberlanjutan material. Secara struktural, elemen ini tidak bersifat dekoratif semata, melainkan berfungsi menopang struktur atap stadion. Di dalamnya juga terintegrasi sistem lift, tangga vertikal, dan jalur servis, sehingga cerobong menjadi tulang punggung sirkulasi bangunan.
Selain fungsi struktural, cerobong ini dirancang sebagai bagian dari sistem ventilasi pasif stadion. Bentuk vertikalnya membantu mengalirkan udara panas ke atas dan mengurangi ketergantungan pada sistem mekanis. Secara akustik, geometri cerobong juga diarahkan untuk mengalihkan suara sorakan penonton ke atas, menjaga atmosfer pertandingan tetap intens tanpa menciptakan polusi suara berlebih bagi lingkungan sekitar.
Salah satu cerobong memiliki fungsi unik dengan memuat lift panoramik yang membawa pengunjung menuju bar tertinggi di Birmingham. Fasilitas ini dirancang sebagai daya tarik publik baru, menawarkan pengalaman visual kota dari ketinggian sekaligus memperluas fungsi stadion di luar hari pertandingan. Pendekatan ini memperkuat peran stadion sebagai ruang publik aktif, bukan hanya infrastruktur olahraga.
Stadion ini akan menjadi pusat dari pengembangan kawasan Birmingham Sports Quarter, sebuah proyek urban berskala besar yang menggabungkan olahraga, hiburan, dan ruang publik. Thomas Heatherwick menegaskan bahwa desain ini sengaja dibuat agar “berakar pada Birmingham”, bukan sekadar bangunan ikonik yang bisa ditempatkan di kota mana pun. Melalui perpaduan warisan industri dan teknologi kontemporer, stadion ini merepresentasikan cara arsitektur menghubungkan masa lalu kota dengan visi masa depannya.