Fun Palace Menampilkan Eksplorasi Arsitektur Mini di Taikoo Li Chengdu, Tiongkok

Fun Palace merupakan instalasi arsitektur berskala besar karya Drawing Architecture Studio yang dihadirkan di kawasan komersial Taikoo Li Chengdu, Tiongkok, sebagai proyek musiman pada periode liburan. Instalasi ini menandai karya terbesar yang pernah direalisasikan studio tersebut, sekaligus menjadi eksperimen ruang publik yang memadukan arsitektur, seni, dan aktivitas keseharian dalam satu lanskap sementara yang terbuka untuk umum.

Secara komposisi, Fun Palace terdiri dari lima arsitektur mini yang dibangun menggunakan lembaran material bergelombang, membentuk volume ringan dengan warna-warna kontras. Pendekatan ini merujuk pada pemikiran arsitek dan teoretikus John Hejduk, yang melihat arsitektur sebagai narasi ruang dan perangkat untuk merekam kehidupan manusia, bukan sekadar objek fisik yang statis.

Masing-masing struktur merepresentasikan aktivitas khas masyarakat Chengdu, kota yang dikenal dengan budaya santai dan kehidupan sosialnya yang kuat. Lima tema tersebut meliputi menikmati hot pot, bermain mahjong, minum teh, menonton opera Sichuan, dan bermain ski. Dengan menerjemahkan aktivitas sehari-hari ke dalam bentuk arsitektur, instalasi ini menghadirkan kedekatan emosional antara pengunjung dan ruang.

Seluruh bangunan mini tersebut dihubungkan oleh jaringan lintasan bola bergulir yang melintas di antara struktur-struktur tersebut. Elemen ini berfungsi sebagai pengikat visual sekaligus perangkat interaktif, mengajak pengunjung mengikuti pergerakan bola dari satu ruang ke ruang lain. Plaza Taikoo Li pun berubah menjadi landskap arsitektur dinamis, di mana gerak, warna, dan suara saling berkelindan.

Skala instalasi ini dirancang agar tetap ramah bagi berbagai kelompok usia. Dengan tinggi struktur yang relatif rendah dan jalur yang mudah diakses, Fun Palace mendorong partisipasi aktif, bukan hanya sebagai objek yang dilihat, tetapi sebagai ruang yang dialami. Pendekatan ini memperkuat gagasan bahwa ruang publik dapat menjadi media bermain, belajar, dan bersosialisasi secara bersamaan.

Seluruh bangunan mini tersebut dihubungkan oleh jaringan lintasan bola bergulir yang melintas di antara struktur-struktur tersebut. Elemen ini berfungsi sebagai pengikat visual sekaligus perangkat interaktif, mengajak pengunjung mengikuti pergerakan bola dari satu ruang ke ruang lain. Plaza Taikoo Li pun berubah menjadi landskap arsitektur dinamis, di mana gerak, warna, dan suara saling berkelindan.

Related Post

Tinggalkan Balasan

Content is protected!