Gare de Mons di Belgia Bernilai $374 juta Akhirnya Selesai setelah 19 Tahun Penantian

Setelah hampir dua dekade penantian, Gare de Mons akhirnya diresmikan sebagai salah satu proyek infrastruktur paling ambisius di Belgia. Stasiun ini terletak di kota Mons dan dirancang oleh arsitek kelas dunia, Santiago Calatrava. Proyek ini memiliki nilai pembangunan mencapai USD 374 juta, menjadikannya salah satu investasi transportasi publik terbesar yang pernah dilakukan di wilayah tersebut. Pembukaannya menandai akhir dari perjalanan panjang transformasi kawasan stasiun yang sempat mengalami penundaan bertahun-tahun.

Secara struktural, Gare de Mons menghadirkan pendekatan yang berbeda dari stasiun-stasiun konvensional. Bangunan utama dirancang sebagai sebuah struktur jembatan sepanjang 160 meter yang membentang di atas seluruh peron. Fungsi jembatan ini tidak hanya sebagai ruang transit, tetapi juga sebagai penghubung dua zona penting kota: pusat kota bersejarah Mons di sisi utara dan area pengembangan urban baru di sisi selatan. Melalui konsep ini, stasiun menjadi elemen vital yang menyatukan dinamika lama dan baru kota.

Seperti karya-karya Calatrava lainnya, ekspresi visual bangunan menjadi karakter utama. Rangka baja putih yang melengkung dan terbuka menciptakan kesan ringan sekaligus futuristik. Permainan pencahayaan alami menjadi elemen penting, di mana struktur berlapis dan bukaan panjang memungkinkan sinar matahari menyusup ke dalam ruang. Hampir seluruh permukaan interior menerima cahaya sepanjang hari, memberikan pengalaman ruang yang terang, dinamis, dan selaras dengan gaya organik khas Calatrava.

Banyak pengamat melihat Gare de Mons sebagai saudara arsitektural dari The Oculus di New York, salah satu karya Calatrava yang paling terkenal. Keduanya mengutamakan elemen garis lengkung, ritme struktur repetitif, serta komposisi ruang yang mengutamakan pergerakan manusia. Meski berbeda fungsi dan konteks, keduanya memperlihatkan konsistensi Calatrava dalam merayakan struktur sebagai ekspresi artistik, bukan sekadar elemen teknis rekayasa.

Secara fungsi urban, stasiun baru ini tidak hanya memfasilitasi mobilitas modern tetapi juga memicu regenerasi kawasan Mons. Integrasi antara ruang publik, akses pejalan kaki, dan konektivitas lintas kota memperkuat peran stasiun sebagai pintu gerbang urban. Dengan membentang di atas jalur rel, jembatan ini memungkinkan aliran manusia dan aktivitas kota bergerak tanpa hambatan, menciptakan hubungan fisik dan visual yang sebelumnya terputus selama puluhan tahun.

Pada akhirnya, Gare de Mons berdiri sebagai landmark arsitektur kontemporer yang mencerminkan harmoni antara teknologi, seni, dan visi jangka panjang. Stasiun ini menjadi simbol bagaimana desain dapat memainkan peran strategis dalam pembangunan kota, menghubungkan sejarah dengan masa depan melalui integrasi ruang publik yang elegan dan inovatif. Dengan skala dan kualitas eksekusinya, Gare de Mons kini menempati posisi penting dalam daftar karya Calatrava yang memperkaya lanskap arsitektur global.

Related Post

Tinggalkan Balasan

Content is protected!