Pada tahun 1993, Jepang memperkenalkan Seagaia Ocean Dome, sebuah keajaiban arsitektur rekreasional yang berlokasi di Miyazaki, Pulau Kyushu. Dikenal sebagai pantai dalam ruangan terbesar di dunia, Ocean Dome menawarkan pengalaman liburan tropis yang sepenuhnya dikendalikan oleh manusia mulai dari ombak buatan, pasir putih, hingga langit cerah yang bisa diatur sesuai keinginan. Proyek ini menjadi simbol inovasi teknologi dan arsitektur hiburan Jepang di era 1990-an.
Ocean Dome memiliki panjang sekitar 300 meter dan lebar 100 meter, menjadikannya salah satu bangunan rekreasi indoor terbesar di dunia pada masanya. Salah satu fitur paling menakjubkan adalah atap kubah geser otomatis yang dapat dibuka dan ditutup sesuai kondisi cuaca. Saat atap tertutup, sistem pencahayaan buatan meniru sinar matahari tropis, menciptakan suhu ideal sekitar 30°C dengan kelembapan yang dikontrol sempurna.
Di dalamnya, pengunjung dapat menikmati pantai pasir putih buatan, air biru jernih, dan mesin pembuat ombak raksasa yang mampu menghasilkan gelombang hingga 3 meter, memungkinkan pengunjung berselancar layaknya di laut terbuka. Tak hanya itu, terdapat pula gunung berapi buatan yang secara berkala “meletus” sebagai bagian dari pertunjukan hiburan visual, memberikan sensasi tropis yang imersif dan menakjubkan.
Ocean Dome dirancang untuk menampung hingga 10.000 pengunjung secara bersamaan, dengan berbagai fasilitas pendukung seperti restoran bertema pantai, area seluncur air, zona anak, serta ruang ganti berpendingin udara. Kompleks ini merupakan bagian dari Phoenix Seagaia Resort, kawasan wisata terpadu yang mencakup hotel, lapangan golf, dan taman rekreasi. Pada masa puncaknya, tempat ini menarik lebih dari 1,25 juta pengunjung per tahun.
Kini, Seagaia Ocean Dome dikenang sebagai simbol kejayaan arsitektur eksperimental Jepang di era 1990-an masa ketika negara tersebut berani menggabungkan teknologi, hiburan, dan imajinasi arsitektural dalam skala yang belum pernah ada sebelumnya. Meskipun fisiknya telah hilang, konsep Ocean Dome terus menjadi referensi penting bagi pengembangan arsitektur rekreasi berkelanjutan dan ruang iklim buatan di seluruh dunia.