MAD Architects Bangun Bangunan Futuristik Shenzhen Bay Culture Park di Tiongkok

Studio arsitektur ternama MAD Architects (@madarchitects) menghadirkan proyek monumental bernama Shenzhen Bay Culture Park, yang terletak di kawasan pesisir Houhai, Distrik Nanshan, Shenzhen, Tiongkok. Proyek ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang publik, tetapi juga sebagai pusat budaya dan ekosistem alami yang saling terhubung. Dengan luas area mencapai lebih dari 51 hektar, taman ini dirancang untuk menjadi ikon baru yang merepresentasikan harmoni antara arsitektur modern dan alam pesisir.

Rancangan taman ini menonjolkan bentuk atap hijau bergelombang yang tampak seolah menjadi perpanjangan dari lanskap daratan menuju ke arah laut. Atap tersebut tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga menghubungkan area perkotaan dengan Teluk Shenzhen melalui jalur pedestrian yang landai dan alami. Dengan desain yang nyaris tanpa batas antara bangunan dan lanskap, MAD Architects menghadirkan pendekatan “shanshui city” konsep yang menggabungkan arsitektur, alam, dan kehidupan manusia dalam satu kesatuan organik.

Shenzhen Bay Culture Park dirancang untuk memulihkan ekosistem pesisir dan habitat satwa liar, terutama bagi burung migran yang sering melintasi wilayah selatan Tiongkok. Penanaman tanaman lokal dan vegetasi endemik di area atap dan lereng hijau berperan penting dalam meningkatkan keanekaragaman hayati dan menjaga keseimbangan lingkungan. Proyek ini mencerminkan ambisi Shenzhen untuk menjadi kota hijau berkelanjutan, sekaligus model perancangan kota adaptif terhadap perubahan iklim.

Selain fungsi ekologis, taman ini juga dirancang sebagai ruang sosial dan budaya terbuka. Lereng hijau, plaza, dan halaman dalam menjadi tempat bagi pasar rakyat, pertunjukan seni, hingga acara komunitas harian. MAD Architects memanfaatkan topografi alami untuk menciptakan area yang dapat digunakan publik dari berbagai usia dan latar belakang, menjadikan taman ini panggung kota yang dinamis, terbuka, dan terus berubah seiring aktivitas warganya.

Bangunan utama di dalam taman memiliki fasad halus berwarna putih keperakan yang mencerminkan langit dan laut di sekitarnya, menciptakan efek visual futuristik namun tetap lembut terhadap lingkungan. Bentuk organiknya mengalir tanpa sudut tajam, menggambarkan filosofi desain MAD Architects yang menempatkan emosi manusia dan hubungan dengan alam di pusat rancangan. Penerapan material reflektif dan sistem ventilasi alami juga membantu mengurangi jejak karbon bangunan secara signifikan.

Dengan target penyelesaian penuh dalam beberapa tahun mendatang, Shenzhen Bay Culture Park diproyeksikan menjadi salah satu destinasi budaya dan ekowisata terbesar di Asia. Proyek ini menandai langkah penting dalam transformasi Shenzhen dari pusat industri menjadi kota dengan identitas arsitektur progresif dan berkelanjutan. Lebih dari sekadar taman, karya ini adalah perwujudan visi MAD Architects tentang masa depan kota yang hidup berdampingan secara harmonis dengan alam di mana ruang publik bukan hanya tempat berkumpul, tetapi juga simbol hubungan spiritual antara manusia dan lingkungan.

Related Post

Tinggalkan Balasan

Content is protected!